banner 728x250

Seminar Laporan Akhir DED Pantai Jole-Keraton Dorong Penataan Pesisir Berkelanjutan

Bidang Pengairan Dinas PUPR Banggai menggelar seminar laporan akhir penyusunan dokumen Detail Engineering Design (DED) Pantai Kelurahan Jole dan Pantai Kelurahan Keraton di Hotel Santika Luwuk pada Jumat, 5 Desember 2025. (Dok Monondok)
banner 468x60

MONONDOK.COM—Kawasan pesisir memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat karena memadukan fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu melakukan penataan yang terencana agar kawasan pantai tetap aman dan berkelanjutan. Hal inilah yang mendorong Pemerintah Kabupaten Banggai melakukan upaya antisipasi terhadap ancaman gelombang tinggi yang kerap mengganggu ruas jalan dan permukiman di wilayah pesisir.

Salah satu kawasan yang menjadi perhatian ialah bentang Pantai Jole hingga Pantai Keraton di Kecamatan Luwuk.

Melalui Bidang Pengairan Dinas PUPR Banggai, pemerintah telah menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar perencanaan teknis penanganan kawasan ini. Penyusunan dokumen tersebut kini memasuki tahap akhir dan telah dipaparkan dalam seminar laporan akhir oleh tim konsultan perencana.

Kegiatan seminar berlangsung di Hotel Santika Luwuk pada Jumat, 5 Desember 2025. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pengairan, Takdir Said, ST, yang mewakili Kepala Dinas PUPR Banggai, Dewa Supatriagama, ST., M.Si.

Dalam sambutannya, Takdir menegaskan bahwa penyusunan DED merupakan langkah penting untuk memastikan penataan kawasan pantai dapat dilaksanakan secara terstruktur, efisien, dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Ia menambahkan bahwa laporan akhir ini adalah fase krusial dalam perencanaan teknis, terutama untuk mendukung pengelolaan sumber daya air serta pengendalian dampak daya rusak air di wilayah pesisir. “Perencanaan DED yang disiapkan dengan baik akan menjadi dasar pelaksanaan konstruksi yang tepat sasaran,” ujarnya.

Takdir juga berharap masukan dari seluruh peserta seminar dapat memperkaya dokumen perencanaan sehingga hasil akhirnya semakin berkualitas.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarpemangku kepentingan demi keberhasilan proyek ke depan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala Bidang Infrastruktur Bappeda Banggai Syahbudin Dayanun, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Agus Waluyo, para lurah dari wilayah terdampak, pemerintah kecamatan, serta tim teknis Bidang Pengairan. Tim Konsultan CV Rumbea Tri Putra yang dipimpin Ir. Anhar, ST, memaparkan konsep DED yang kemudian dibahas secara interaktif bersama para peserta. ***

banner 728x250
BACA JUGA  Seminar Pendahuluan Pengembangan RSUD Luwuk, Bakal Dibangun 7 Lantai, Usung Konsep Green hingga Smart Hospital
banner 120x600