banner 728x250

Pertamina Drilling Siapkan Jack Up Rig untuk Dukung Proyek Gas Mako di Natuna

PT Pertamina Drilling melalui konsorsium PDSI–ADES resmi memperoleh kontrak penyediaan jack up rig pengeboran untuk mendukung pengembangan Lapangan Gas Mako. (Dok PDSI)
banner 468x60

MONONDOK.COM, Natuna—PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) melalui konsorsium PDSI–ADES resmi memperoleh kontrak penyediaan jack up rig pengeboran untuk mendukung pengembangan Lapangan Gas Mako.

Proyek ini berada di Wilayah Kerja (WK) Duyung yang dikelola oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) West Natuna Exploration Limited (WNEL).

banner 728x250 banner 728x250

Lapangan Gas Mako terletak di perairan lepas pantai Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, dengan kedalaman laut sekitar 80 meter.

Pengembangan lapangan ini menjadi salah satu proyek strategis dalam upaya memperkuat pasokan gas nasional, seiring meningkatnya kebutuhan energi dalam negeri.

Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam proyek ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung peningkatan produksi minyak dan gas bumi nasional.

Menurutnya, penyediaan rig pengeboran yang andal menjadi faktor penting dalam menjamin kelancaran operasional di lapangan.

“Pertamina Drilling bersama ADES siap memberikan dukungan optimal bagi pengembangan Lapangan Mako melalui penyediaan jack up rig yang tangguh serta memenuhi standar keselamatan tinggi. Ini adalah bentuk kontribusi nyata kami dalam menjaga keberlanjutan pasokan gas nasional,” ujar Avep.

Ia menambahkan, pengembangan Lapangan Mako memiliki arti penting karena potensi gas dari wilayah Natuna dapat dimanfaatkan untuk kepentingan dalam negeri. Selain itu, proyek ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional serta mendukung peningkatan lifting migas Indonesia.

Berdasarkan rencana pengembangan, Lapangan Gas Mako diperkirakan mampu memproduksikan sekitar 120 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD).

Menurut Avep, keberhasilan proyek ini tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, tetapi juga memberikan efek berganda bagi perekonomian nasional.

“Kami berharap proyek ini berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat optimal bagi bangsa dan negara Indonesia. Ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong peningkatan produksi migas nasional,” kata dia.

BACA JUGA  Fakultas Agama Islam Unismuh Luwuk Banggai Siap Sambut Tim Asesor untuk Reakreditasi Program Studi PIAUD

Sebagai perusahaan jasa pengeboran yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, Pertamina Drilling terus memperkuat perannya dalam mendukung program strategis hulu migas, khususnya dalam menghadapi tantangan penurunan produksi alamiah (natural decline) dan kebutuhan energi domestik yang terus meningkat. (*)

banner 728x250 banner 728x250
banner 120x600