MONONDOK.COM,Luwuk—Komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sejak awal menjadi salah satu fokus kepemimpinan Rektor Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai (UMLB), Dr. Sutrisno K. Djawa, kembali menunjukkan hasil yang membanggakan.
Beberapa tahun lalu, Sutrisno K. Djawa menargetkan kampus yang dipimpinnya memiliki 40 dosen bergelar doktor. Target tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas akademik dan daya saing perguruan tinggi melalui peningkatan kualifikasi dosen.
Kini, capaian itu semakin nyata dengan bertambahnya doktor di lingkungan UMLB.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMLB, Dr. Fadli Sandewa, S.IP., M.AP, berhasil menyelesaikan pendidikan pada Program Doktor Administrasi Publik Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG) pada Kamis 11 Juni 2026.
Atas keberhasilan tersebut, sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Fadli Sandewa yang resmi menyandang gelar doktor di bidang Administrasi Publik.
Disertasi yang disusun Fadli Sandewa mengangkat tema yang dekat dengan kebutuhan pembangunan daerah, khususnya sektor pariwisata.
Penelitian tersebut berjudul “Kebijakan Pengembangan Destinasi Wisata Melalui Pelibatan Komunitas Lokal di Kabupaten Banggai Laut”, pada Program Doktor Administrasi Publik Universitas Negeri Gorontalo tahun 2026.
Melalui penelitian itu, Fadli menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan destinasi wisata. Pendekatan tersebut dipandang memiliki peran strategis dalam menciptakan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar kawasan wisata.
Ujian promosi doktor berlangsung di bawah kepemimpinan sidang yang dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT, selaku ketua sidang.
Sementara posisi sekretaris diemban oleh Prof. Dr. Ir. Mahludin H. Baruwadi, MP, yang juga menjabat Direktur Pascasarjana UNG.
Turut menjadi anggota sidang adalah Dr. Yanti Aneta, S.Pd., M.Si, selaku Koordinator Program Doktor Administrasi Publik.
Dalam proses penyusunan disertasi, Fadli Sandewa dibimbing oleh tim promotor yang terdiri dari Prof. Dr. Asna Aneta, M.Si sebagai promotor, didampingi Dr. Sukarman Kamuli, M.Si selaku Co-Promotor I, serta Prof. Dr. Yowan Tamu, M.A. sebagai Co-Promotor II.Sementara itu, tim penguji terdiri atas Prof. Dr. Sastro M. Wantu, SH., M.Si sebagai Penguji Internal I, Dr. Yacob Noho Nani, S.Pd., M.Si sebagai Penguji Internal II, serta Prof. Dr. Drs. H. Slamet Riadi Cante, M.Si, Guru Besar Universitas Tadulako Palu, yang bertindak sebagai penguji eksternal.
Keberhasilan Fadli Sandewa meraih gelar doktor menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga besar UMLB.
Selain memperkuat kapasitas akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, capaian tersebut juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kampus dalam meningkatkan kualitas sumber daya insani melalui pendidikan doktoral.
Dengan bertambahnya doktor di lingkungan kampus, cita-cita menghadirkan perguruan tinggi yang unggul, islami, dan berdaya saing sebagaimana visi pengembangan UMLB terus memperoleh fondasi yang semakin kuat.
Bagi Rektor dan sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai, keberhasilan ini bukan sekadar capaian personal seorang akademisi, melainkan juga bagian dari investasi jangka panjang dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia.
Selain berhasil menuntaskan target awal memiliki 40 dosen bergelar doktor, Rektor Unismuh Luwuk Banggai akan terus memperkuat kualitas sumber daya dosennya. Saat ini, sekitar 30 dosen masih menempuh pendidikan doktor (S3).
“Saat ini, masih ada 30 dosen yang studi doktoral,” katanya. ***


















