MONONDOK.COM,Banggai—Dua dosen dari Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai, Risno Mina, SH, MH, dan Darni Lamusu, S.TP, MP, memberikan penyuluhan tentang perlindungan dan pembibitan mangrove kepada masyarakat Desa Rata, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai.
Dalam penyuluhan tersebut, Risno Mina menekankan pentingnya perlindungan mangrove bagi masyarakat setempat.
“Jangan sampai anak cucu kita nanti hanya mendengar cerita tentang mangrove tanpa pernah melihatnya langsung,” ujar Risno, pada Sabtu 22 Maret 2025.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan mangrove telah diatur dalam undang-undang dan turunannya, sehingga menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga dan melestarikannya.
Setelah sesi mengenai perlindungan mangrove, penyuluhan dilanjutkan oleh Darni Lamusu yang membahas tentang pembibitan mangrove.
Ia menyampaikan bahwa masyarakat Desa Rata seharusnya bisa melakukan pembibitan secara mandiri agar desa ini nantinya bisa menjadi sentra pembibitan mangrove.
Selain itu, Darni juga mengungkapkan bahwa ke depan tim dari Universitas Muhammadiyah Luwuk akan memberikan pelatihan lebih lanjut kepada masyarakat untuk mendukung upaya konservasi dan ekonomi berbasis mangrove.
Penyuluhan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan edukasi lingkungan yang sebelumnya telah diisi oleh Dr. Samsu Adi Rahman tentang pemanfaatan mangrove dan Dr. Ramadhani Chaniago mengenai pengolahan rumput laut.
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Desa Rata semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan dapat memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan. ***


















