banner 728x250

Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Dalam Merumuskan Kebijakan Tepat Sasaran

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid memimpin Rapat Konsultasi Publik RPJMD Tahun 2025-2026 dan RKPD Tahun 2026 di Ruang Nagana, Kantor Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, pada Senin 17 Maret 2025. (Dok Humas Pemprov Sulteng)
banner 468x60

MONONDOK.COM,Palu–Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran.

Hal itu ditegaskan Gubernur Anwar Hafid saat memimpin langsung Rapat Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2026 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Nagana, Kantor Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Senin  17 Maret 2025.

Rapat ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam merumuskan arah pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Kita ingin memastikan bahwa RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026 benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat Sulawesi Tengah. Oleh karena itu, konsultasi publik ini menjadi langkah strategis untuk menyerap aspirasi dan menyelaraskan program pembangunan,” ujar Gubernur Anwar Hafid, sebagaimana dirilis Humas Pemprov Sulteng.

Hadir dalam rapat tersebut, Wakil Gubernur dr. Reny A Lamadjido, Sekretaris Daerah Novalina, Kepala Bappeda Christina Shandra Tobondo, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Bappeda Rivan Burase, serta para Kepala OPD lingkup Pemprov Sulteng dan pejabat terkait lainnya.

Diskusi membahas berbagai aspek pembangunan, mulai dari infrastruktur, ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan sosial.

Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026 mampu menjadi panduan pembangunan yang lebih efektif dan berdaya guna bagi masyarakat Sulawesi Tengah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen untuk terus melibatkan publik dalam setiap proses perencanaan pembangunan guna menciptakan kebijakan yang lebih partisipatif dan transparan.

Di akhir acara, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Gubernur dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Provinsi Sulteng serta stakeholder lainnya. ***

banner 728x250
BACA JUGA  Berani Sehat, Program Kesehatan Gratis Gubernur Anwar Hafid dan Wagub Reny Lamadjido untuk Warga Sulteng
banner 120x600