MONONDOK.COM,Luwuk—Perbaikan infrastruktur jalan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kecamatan Luwuk Timur.
Ruas jalan menuju Dusun Padang, Desa Hunduhon, yang sebelumnya rusak parah kini telah diperbaiki dan diaspal oleh Dinas PUPR Kabupaten Banggai.
Ruas jalan yang dimaksud berada tidak jauh dari pertigaan jalan provinsi yang terletak sekitar beberapa ratus meter dari Puskesmas Hunduhon. Saat ini kondisi jalan tersebut tampak jauh lebih baik, dengan permukaan aspal yang halus serta konstruksi dasar jalan yang terlihat kuat.
Sebelum diperbaiki, jalan tersebut dikenal sebagai salah satu titik yang paling dikeluhkan warga. Kerusakan jalan yang cukup parah menyebabkan banyak lubang besar di sepanjang ruas jalan.
Kondisi ini kerap membuat perjalanan warga menjadi tidak nyaman, bahkan berisiko bagi pengendara roda dua maupun roda empat.
Setelah dilakukan pengaspalan sekitar dua hingga tiga bulan lalu, masyarakat kini merasakan perubahan signifikan. Jalan yang sebelumnya rusak kini justru dinilai lebih baik dibanding sebagian ruas jalan provinsi yang menghubungkan Luwuk dengan Luwuk Timur.
Perbaikan jalan ini semakin terasa manfaatnya menjelang perayaan Idul Fitri. Warga Muslim di Dusun Padang kini merasakan akses jalan yang lebih baik menjadi kabar menggembirakan menjelang momen Lebaran.
“Momen Lebaran kali ini jalan di pemukiman kami lebih baik dari sebelumnya,” ujar seorang warga pada Senin malam, 9 Maret 2026.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga PUPR Banggai, Munfarid Arifat, menyampaikan bahwa peningkatan jalan tersebut memang telah selesai dilaksanakan.
Ia menjelaskan bahwa perbaikan ruas jalan menuju Dusun Padang merupakan bagian dari program peningkatan Jalan Padang–Matanyo di Kecamatan Luwuk Timur.
Program tersebut dibiayai melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit yang dialokasikan dalam APBD Tahun 2025 serta APBD Perubahan Tahun 2025.
Kepala Bidang Bina Marga PUPR Banggai, Fikri Dari, bersama Munfarid Arifat menjelaskan bahwa proyek tersebut bertujuan menuntaskan pekerjaan peningkatan jalan pada ruas Padang–Matanyo yang sebelumnya telah dikerjakan secara bertahap.
Menariknya, dari ratusan paket proyek yang ditangani Dinas PUPR Banggai sepanjang tahun ini, peningkatan Jalan Padang–Matanyo menjadi satu-satunya proyek peningkatan jalan yang dibiayai melalui skema DBH Sawit.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran secara khusus agar proyek tersebut dapat selesai dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Untuk kegiatan yang bersumber dari APBD 2025, proyek ini memiliki pagu anggaran sebesar Rp2.027.467.200. Setelah melalui proses tender, nilai kontrak pekerjaan disepakati sebesar Rp1.966.500.000.
Sementara itu, lanjutan pekerjaan pada APBD Perubahan 2025 kembali didukung oleh Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit dengan pagu anggaran sebesar Rp1.465.541.276.
Peningkatan ruas jalan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Luwuk Timur. (*)















