banner 728x250

Lestarikan Terumbu Karang, JARI Libatkan Komunitas Lokal Termasuk Banggai Corallium

Jaringan Adopsi Karang Indonesia gelar Lomba Adopsi Karang di Kelurahan Tanjung Tuwis, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, pada Minggu, 22 Juni 2025. (dok ist)
banner 468x60

MONONDOK.COM, Luwuk—Jaringan Adopsi Karang Indonesia (JARI) menggelar kegiatan Lomba Adopsi Karang di Kelurahan Tanjung Tuwis, Kecamatan Luwuk Selatan, pada Minggu, 22 Juni 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan berhasil menarik perhatian sekitar 150 orang yang berpartisipasi sebagai adopter atau pengadopsi karang.

banner 728x250 banner 728x250

“Dari 20 lembaga yang berpartisipasi dalam kompetisi ini, kami bersyukur Banggai Corallium berhasil meraih peringkat ketiga,” ungkap Sunario Larompone, Ketua Banggai Corallium Center.

Didampingi oleh Sekretaris Banggai Corallium Center, Sriwahyuni Lauhima, Sunario menyampaikan harapannya agar kegiatan semacam ini menjadi langkah awal menuju gerakan pelestarian laut yang lebih besar dan berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut demi ekosistem laut yang lebih baik, khususnya di wilayah pesisir Banggai,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata tingginya kepedulian generasi muda terhadap kelestarian ekosistem laut, khususnya di kawasan pesisir yang mengarah ke Bandara Syukuran Aminuddin Amir, Luwuk.

Para pemuda setempat secara aktif terlibat dalam berbagai kegiatan restorasi terumbu karang melalui kolaborasi lintas sektor.

Dalam catatan media ini, para pemuda Tanjung Tuwis telah melakukan kegiatan transplantasi terumbu karang bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Bakiriang SKW II BKSDA Sulawesi Tengah dan Karang Taruna Tanjung Tuwis.

Jaringan Adopsi Karang Indonesia gelar Lomba Adopsi Karang di Kelurahan Tanjung Tuwis, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, pada Minggu, 22 Juni 2025. (dok ist)

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) pada 10 Agustus 2022 lalu.

Partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda, dalam upaya rehabilitasi terumbu karang menjadi harapan baru dalam pelestarian sumber daya laut yang kini semakin terancam akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia.

Program seperti Lomba Adopsi Karang tidak hanya membangun kesadaran, tetapi juga menciptakan aksi nyata demi menjaga keberlanjutan ekosistem laut Indonesia. ***

banner 728x250 banner 728x250
BACA JUGA  PUPR Banggai Alokasikan Anggaran Perencanaan Pengembangan Bangunan Rumah Sakit Umum Daerah Luwuk
banner 120x600