MONONDOK.COM,Luwuk—Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Luwuk menggelar buka puasa bersama jurnalis di Luwuk pada Minggu, 1 Maret 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu rumah makan di kawasan Maahas Pantai, Kecamatan Luwuk Selatan, dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.
Kepala Kantor UPP Kelas II Luwuk, Hasfar, menyampaikan permohonan maaf karena selama kurang lebih 1,5 tahun bertugas, ia belum menemukan momentum yang tepat untuk berkenalan lebih dekat dengan para jurnalis di Luwuk.
“Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta. Ini momen yang sangat baik untuk bersilaturahmi bersama seluruh jurnalis,” ujarnya.
Ia menegaskan, di mana pun bertugas, dirinya selalu berupaya membangun kolaborasi dan kemitraan dengan media serta jurnalis. Menurutnya, peran jurnalis sangat besar dalam membantu menyosialisasikan program-program serta memberikan edukasi terkait kepelabuhanan kepada masyarakat.
“Jurnalis bisa membesarkan pejabat publik, demikian sebaliknya,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam mengedukasi masyarakat mengenai keselamatan pelayaran dan berbagai program kepelabuhanan agar dapat diketahui secara luas. “Kami berharap terjalin relasi yang baik, karena program kami tidak mampu disosialisasikan hanya dengan mulut kami sendiri, tetapi membutuhkan bantuan media,” ujarnya.
Hasfar menambahkan, dirinya tidak pernah merasa risih dengan kehadiran jurnalis. Namun, ia memahami jika dalam praktiknya mungkin ada staf yang kurang berkenan dalam menerima rekan-rekan media. Untuk itu, ia menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat hal-hal yang kurang menyenangkan.
“Saya sudah menyebarkan nomor telepon. Jika ada keperluan terkait informasi, mohon dikonfirmasi saja. Kami siap memberikan penjelasan,” katanya.
Ia pun mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, di momen Ramadan ini kami bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan jurnalis di Luwuk,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, tausiah Ramadan disampaikan oleh Ustaz Ramli. Dalam ceramahnya, ia mengulas pentingnya kesabaran. Menurutnya, meskipun amal dan ilmu sedikit, yang terpenting adalah tetap bersabar, karena Allah menyukai hamba-Nya yang sabar.
Ia juga mengingatkan pentingnya berlapang dada dalam menerima setiap ketentuan Allah SWT. “Semoga silaturahmi di Ramadan ini mendapatkan berkah dari Allah SWT,” ujarnya. (*)

















