banner 728x250

Operasi Ketupat Tinombala 2026, Polres Banggai Libatkan TNI, OPD, Relawan, Basarnas, BNPB, dan BMKG

Kapolres Banggai, AKBP Wayan Wayracana Aryawan,
banner 468x60

MONONDOK.COM,Luwuk—Dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 2026, Polres Banggai akan menggelar Operasi Ketupat Tinombala dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektor.

Kapolres Banggai AKBP Wayan Wayracana Aryawan menjelaskan dalam operasi tersebut pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari TNI, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Banggai, hingga forum relawan.

Selain itu, sejumlah instansi terkait seperti Basarnas, BNPB, dan BMKG juga turut dilibatkan dalam kegiatan ini.

Keterlibatan mereka bertujuan untuk membantu memetakan wilayah yang memiliki potensi kerawanan bencana alam.

Melalui pemetaan tersebut, diharapkan langkah antisipasi dapat dilakukan lebih awal sehingga pengamanan selama masa mudik Lebaran dapat berjalan lebih optimal.

Kapolres Banggai juga menjelaskan terdapat 48 titik rawan bencana banjir dan 8 titik tanah longsor yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Banggai. 

Longsor berpotensi di Desa Balingara, Nuhon, Desa Huhak dan Desa Lontio di Bunta, Desa Pakowa, Pagimana, Desa Pangkalaseang, Balantak Utara, Desa Salodik, Luwuk Utara, Desa Gunung Keramat dan Desa Lembah Keramat di Toili Barat.

Sedangkan wilayah yang paling banyak titik potensi banjir, yakni Kecamatan Bunta, Kecamatan Bualemo, Kecamatan Batui, Kecamatan Batui Selatan, Kecamatan Moilong, Kecamatan Toili dan Kecamatan Toili Barat.

“Beberapa posko yang dibangun di sepanjang jalur mudik akan memberikan pelayanan pada masyarakat. Tentunya kami All Out dalam pengamanan Idulfitri,” tegasnya. (*)

banner 728x250
BACA JUGA  Puluhan Mahasiswa FISIP Unismuh Luwuk Banggai Ikuti Pembekalan MKM
banner 120x600