MONONDOK.COM,Luwuk—Dinas PUPR Banggai kembali mengalokasikan anggaran untuk mendukung penanganan stunting di Kabupaten Banggai melalui kegiatan pengelolaan dan pengembangan Sistem Air Limbah Domestik dalam daerah kabupaten/kota.
Hal ini diketahui setelah PUPR Banggai melalui Bidang AMAL, kembali mengalokasikan anggaran untuk paket pembangunan tangki septik skala individual perdesaan plus bilik desa.
Pembangunan tangki septik yang aman dan sesuai standar merupakan komponen penting dalam strategi pencegahan stunting.
Paket kegiatan yang dilaksanakan secara swakelola tersebut, didanai dengan anggaran bervariasi, mulai dari yang paling rendah Rp 60 juta hingga paling besar Rp 150 juta.
Dalam Rencana Umum Pengadaan PUPR Banggai, lokasi pelaksanaan kegiatan tidak sebanyak tahun 2024 lalu yang tersebar di 26 desa dan 13 kecamatan.
Tahun ini, kegiatan serupa hanya menyasar sekitar 10 desa. Meski demikian, seperti tahun lalu, pembangunan tangki septik itu paling banyak berada di Kecamatan Bualemo dan Toili Barat.
Kepala Bidang Air Minum, Pengelolaan Air Limbah dan Persampahan (AMAL) PUPR Banggai, Christopel Satolom, mengakui, adanya kegiatan pengelolaan dan pengembangan Sistem Air Limbah Domestik di desa–desa yang berada di sejumlah kecamatan itu pada tahun 2025 ini.
“Fokusnya adalah penyediaan sarana sanitasi yang layak bagi warga yang tidak mampu,” katanya.
Berikut ini kegiatan pembangunan tangki septik skala individual perdesaan plus bilik desa yang tersebar di wilayah kecamatan tahun 2025.
Kecamatan Toili Barat
Pembangunan tangki septik skala individual perdesaan Plus Bilik Desa Kamiwangi, Anggaran Rp 150.000.000
Pembangunan tangki septik skala individual perdesaan Plus Bilik Desa Pasir Lamba, Anggaran Rp 150.000.000
Pembangunan tangki septik skala individual perdesaan Plus Bilik Desa Sindang Sari.
Kecamatan Toili
Pembangunan tangki septik skala individual perdesaan Plus Bilik Kelurahan Cendana, Anggaran Rp 90.000.000.
Kecamatan Toili Jaya
Pembangunan tangki septik skala individual perdesaan Plus Bilik Desa Marga Kencana, Anggaran Rp 150.000.000
Kecamatan Bualemo
Pembangunan tangki septik skala individual perdesaan Plus Bilik Desa Taima, Anggaran Rp 150.000.000
Pembangunan tangki septik skala individual perdesaan Plus Bilik Desa Longkoga Timur, Anggaran Rp 150.000.000
Kecamatan Pagimana
Pembangunan tangki septik skala individual perdesaan Plus Bilik Desa Tongkonunuk, Anggaran Rp 150.000.000
Pembangunan tangki septik skala individual perdesaan Plus Bilik Desa Siuna
Kecamatan Lobu
Pembangunan tangki septik skala individual perdesaan Plus Bilik Desa Niu Bulan
Kecamatan Bunta
Pembangunan tangki septik skala individual perdesaan Plus Bilik Desa Demangan Jaya, Anggaran Rp 150.000.000.
Kabid AMAL PUPR Banggai, Christopel Satolom, mengatakan, tangki septik yang dibangun adalah skala individual perdesaan, dan bukan komunal sebagaimana yang dibangun beberapa tahun sebelumnya. “Tahun 2024 lalu dan tahun ini yang dibangun skala individual, satu unit untuk satu rumah,” katanya.
Ia mengatakan, septik tank beserta jamban yang dibangun untuk satu rumah membutuhkan anggaran Rp 15 juta, sehingga dengan anggaran Rp 150 juta, dapat menyasar 10 rumah tangga dalam satu desa. ***


















