MONONDOK.COM,Luwuk—Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai kembali mengalokasikan anggaran untuk pembangunan dan peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di berbagai wilayah kecamatan.
Dalam Rencana Umum Pengadaan tercatat sebanyak 31 kegiatan terkait SPAM. Ini mencakup perencanaan teknis, pengawasan, pembangunan, peningkatan jaringan, hingga pengembangan distribusi dan sambungan rumah.
Paket kegiatan SPAM ini tersebar di berbagai desa dan kecamatan dan dilaksanakan dengan metode pemilihan penyedia pengadaan langsung maupun tender.
Kepala Bidang Amal PUPR Banggai, Christopel Satolom, mengakui, pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan SPAM.
Ia, menjelaskan, penentuan lokasi pembangunan SPAM didasarkan pada usulan dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), reses anggota legislatif, maupun usulan teknokrat yang berasal dari proposal warga.
Seluruh usulan tersebut kemudian diverifikasi langsung di lapangan untuk memastikan kelayakannya.
Chris-sapaan akrabnya, menjelaskan SPAM merupakan sistem yang digunakan untuk menyediakan air bersih kepada masyarakat, mulai dari sumber air baku hingga distribusi ke konsumen. “SPAM dibangun dari hulu, dimulai dari sumber air atau intake, kemudian ke reservoar, hingga sampai ke rumah warga,” ujarnya.
Ia memberi contoh pembangunan SPAM tahun 2024 lalu di Desa Uwedikan yang menggunakan jaringan pipa 8 inci, 6 inci, 4 inci, yang kemudian akan dilanjutkan dengan jaringan pipa 2 inci untuk sampai ke rumah warga.
Sementara itu, peningkatan jaringan lebih banyak difokuskan pada rehabilitasi sistem perpipaan yang ada, seperti pada jaringan SPAM di Kecamatan Pagimana. “Hal ini tidak mengubah konsep jaringan dari hulu. Biasanya hanya pergantian pipa, misalnya dari pipa empat diganti menjadi pipa enam,” tambah Chris.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam beberapa proyek, jaringan SPAM dibangun hingga sambungan rumah warga, namun ada juga yang tidak sampai di sambungan rumah.
Chris mengakui bahwa sebagian besar kegiatan tersebut saat ini masih dalam tahap persiapan dan siap dilaksanakan.
Berikut ini puluhan kegiatan terkait SPAM sebagaimana dilihat media ini dalam rencana umum pengadaan di laman Sirup LKPP.
Perencanaan Teknis
Kecamatan Lobu
– SPAM Desa Uha-Uhangon dan Desa Balean, Anggaran Rp 100.000.000, pengadaan langsung
– SPAM Desa Lobu dan Desa Lambuli, Anggaran Rp 100.000.000, pengadaan langsung
Kecamatan Bunta
– SPAM Desa Toima dan Desa Huhak, Anggaran Rp 100.000.000, pengadaan langsung
Kecamatan Pagimana
– SPAM Desa Tombang, Desa Poh, dan Desa Toipan, Anggaran Rp 100.000.000, pengadaan langsung
Kecamatan Nuhon dan Simpang Raya
– SPAM Desa Balaan dan Desa Simpang Dua, Anggaran Rp 100.000.000, pengadaan langsung
Kecamatan Masama dan Balantak
– SPAM Desa Kospa Duatakarya dan SPAM Talima B, Anggaran Rp 100.000.000, pengadaan langsung
– Kecamatan Batui dan Toili
– SPAM Desa Masungkang dan Desa Uemea, Anggaran Rp 100.000.000, pengadaan langsung
Pengawasan
Kecamatan Nambo
– Pengawasan Pembangunan SPAM Kelurahan Lontio Baru, Anggaran Rp 100.000.000, pengadaan langsung
– Pengawasan Peningkatan Jaringan Air Minum SPAM Desa Lumbe, SPAM Desa Sayambongin, dan SPAM Kelurahan Nambo Bosaa, Anggaran Rp 100.000.000, pengadaan langsung
Kecamatan Luwuk dan Lobu
– Pengawasan Peningkatan Jaringan Air Minum SPAM RT 02/RW 01 Kelurahan Karaton dan SPAM Desa Bolobungkang, Anggaran Rp 100.000.000, pengadaan langsung
Kecamatan Nuhon
– Pengawasan Peningkatan Jaringan Air Minum SPAM Desa Bolobungkang dan SPAM Desa Pulodalagan, Anggaran Rp 100.000.000, pengadaan langsung
Pembangunan Jaringan Air Minum
Kecamatan Nambo
– Pembangunan Jaringan Air Minum SPAM Kelurahan Nambo Lempek, Anggaran Rp 499.720.000, tender
– Pembangunan Jaringan Air Minum SPAM Desa Lontio Baru, Anggaran Rp 1.699.730.000, tender
Peningkatan Jaringan Air Minum
Kecamatan Nambo
– Peningkatan Jaringan Air Minum SPAM Desa Sayambongin, Anggaran Rp 1.499.735.553, tender
– Peningkatan Jaringan Air Minum SPAM Desa Lumbe, Anggaran Rp 199.919.565, pengadaan langsung
Kecamatan Luwuk
– Peningkatan Jaringan Air Minum SPAM RT 02/RW 01 Kelurahan Karaton, Anggaran Rp 199.946.991, pengadaan langsung
– Peningkatan Jaringan Air Minum SPAM Kelurahan Karaton, Anggaran Rp 199.919.565, pengadaan langsung
Kecamatan Nuhon
– Peningkatan Jaringan Air Minum SPAM Desa Bolobungkang, Anggaran Rp 199.340.088, pengadaan langsung
– Peningkatan Jaringan Air Minum SPAM Desa Pulodalagan, Anggaran Rp 199.414.509, pengadaan langsung
Kecamatan Luwuk Timur
– Peningkatan Jaringan Air Minum SPAM Desa Molino, Anggaran Rp 199.919.565, pengadaan langsung
– Peningkatan Jaringan Air Minum SPAM Desa Lontos Damak Dusun 2, Anggaran Rp 199.919.565, pengadaan langsung
– Peningkatan Jaringan Pipa Air Minum SPAM Desa Uwedikan, Anggaran Rp 798.723.000, tender
– Peningkatan Jaringan Pipa Air Minum SPAM Desa Hunduhon, Anggaran Rp 499.734.357, tender
Kecamatan Luwuk Selatan
– Peningkatan Jaringan Air Minum SPAM Desa Bubung, Anggaran Rp 199.919.565, pengadaan langsung
Kecamatan Bualemo
– Peningkatan Jaringan Air Minum SPAM Desa Longkoga Timur, Anggaran Rp 199.919.565, pengadaan langsung
Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah (DAK)
Kecamatan Kintom
- SPAM Desa Manyula, Anggaran Rp 545.000.000, tender
Kecamatan Pagimana
- SPAM Desa Tintingan, Anggaran Rp 350.000.000, tender
- SPAM Desa Asaan, Anggaran Rp 500.000.000, tender
Kecamatan Balantak Utara
- SPAM Desa Kuntang, Anggaran Rp 500.000.000, tender
Kecamatan Luwuk Timur
- SPAM Desa Louk, Anggaran Rp 500.000.000, tender
Kecamatan Lobu
- SPAM Desa Uwedaka-Daka, Anggaran Rp 300.000.000, tender.
Christopel mengatakan, beberapa paket kegiatan terkait SPAM ini merupakan lanjutan kegiatan tahun sebelumnya.
Ia menyontohkan kegiatan yang merupakan lanjutan tahun sebelumnya yakni peningkatan jaringan pipa Air Minum SPAM Desa Uwedikan, yang didanai dengan pagu anggaran Rp 798.723.000 dan peningkatan jaringan pipa Air Minum SPAM Desa Hunduhon, dengan pagu anggaran Rp 499.734.357.
Kedua paket kegiatan dengan sumber mata air yang sama ini akan dilaksanakan dengan metode pemilihan penyedia tender. ***


















