MONONDOK.COM,Luwuk—Bidang AMAL Dinas PUPR Banggai tidak kenal menyerah menemukan sumber air bersih di kawasan perkantoran pemerintah di kawasan Bukit Halimun Luwuk. Sejak kawasan ini dibuka, ketersediaan air bersih menjadi masalah yang dari tahun ke tahun belum teratasi.
Menyikapi hal ini, Bidang AMAL PUPR Banggai melakukan pengeboran di lahan depan Gudang PUPR Banggai, tepatnya di dekat pintu keluar Kantor PUPR Banggai.
Pengeboran yang dilakukan itu belum menemukan sumber air pada kedalaman 96 meter. Olehnya pengeboran kembali akan dilakukan untuk menemukan sumber air bersih di kedalaman 150 meter.
Kabid AMAL Dinas PUPR Banggai, Christopel Satolom, mengatakan, pengeboran akan dilakukan tidak jauh dari titik pertama pengeboran yang telah dilakukan pada pekan kedua bulan Juli 2025 lalu.
Jika pada kedalaman 150 meter belum ditemukan sumber air, pihaknya akan melakukan pengeboran hingga kedalaman 160 meter, yang setara dengan elevasi permukaan laut.
Untuk sementara PUPR Banggai kemungkinan hanya akan melakukan pengeboran di halaman kantor PUPR Banggai dan Rumah Jabatan Bupati Banggai.
Sementara dua titik lainnya yang dalam rencana akan dilakukan di halaman Kantor Bappeda dan Kantor BRIDA Banggai akan dilaksanakan setelah pengeboran di halaman kantor PUPR Banggai dan Rujab Bupati Banggai menemukan sumber air bersih.
Sekedar diketahui, untuk pengeboran yang dilakukan oleh PUPR Banggai di halaman Kantor PUPR Banggai merupakan kegiatan swakelola.
Titik koordinat lokasi pengeboran telah ditentukan berdasarkan rekomendasi dan hasil riset menggunakan citra satelit oleh tim ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
Tim UGM bekerja sama dengan BRIDA Banggai telah melakukan riset untuk mengidentifikasi potensi sumber daya air di Kabupaten Banggai, termasuk Luwuk Selatan pada tahun 2024 lalu. Riset tersebut menunjukkan bahwa terdapat potensi sumber air bersih pada kedalaman sekitar 150 meter di area halaman Kantor PUPR Banggai. (*)

















