banner 728x250

Rektor Unismuh Luwuk Banggai: Tak Hanya Unggul Akademik, Lulusan Harus Adaptif dan Berkarakter

Rektor Unismuh Luwuk Banggai membuka workshop Pemutakhiran Kurikulum, yang digelar di Hotel Santika Luwuk, pada Senin 16 Juni 2025. (dok monondok)
banner 468x60

MONONDOK.COM,Luwuk—Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk, Dr. Sutrisno K Djawa,MM, menekankan, pentingnya kampus UMLB tidak hanya melahirkan lulusan yang unggul dari sisi akademik tapi lebih dari itu.

“Yang kita keluarkan (luluskan), bukan hanya unggul secara akademik tapi harus lebih adaptif, inovatif dan berkarakter. Tentu kegiatan ini (workshop) relevan dengan itu,” ungkap Rektor Dr. Sutrisno K Djawa, Senin 16 Juni 2025, di Hotel Santika Luwuk.

banner 728x250 banner 728x250

Rektor mengemukan gerakan nasional ‘Kampus atau Perguruan tinggi Berdampak’ yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Gerakan nasional ini untuk mendorong perguruan tinggi di Indonesia tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.

“Kalau dulu Merdeka Belajar Kampus Merdeka, saat ini perguruan tinggi berdampak. Dimana diharapkan bisa berdampak bagi masyarakat luas,” tuturnya.

Olehnya, untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas, tak terkecuali dunia industri dan pengguna lulusan, tentu perguruan tinggi harus mempersiapkan hal tesebut.

“Kebersihan kurikulum itu, bukan hanya memenuhi standar akademik saja, tapi harus sesuai realitas kehidupan. Saya harap, Pak Wakil Rektor I (Bidang Akademik) untuk terus mengawal kegiatan ini,” ucapnya.

Memasuki era 5.0 ini, Rektor berharap, semua fakultas untuk bisa memasukan digitalisasi sebagai salah satu mata kuliahnya. Begitu juga dengan Al Islam Kemuhamadiyaan.

“Karena Unismuh Luwuk Banggai itu bukan hanya tri dharma, tapi Catur Dharma Perguruan Tinggi, ada Al Islam Kemuhamadiyaan sebagai benteng dalam membentuk karakter,” kata Rektor.

Rektor Dr. Sutrisno K Djawa berharap, peserta yang hadir bisa benar-benar mengikuti workshop Pemutakhiran Kurikulum dengan baik.

“Terima kasih kepada semua pihak, dan panitia atas terselenggaranya kegiatan workshop Pemutakhiran Kurikulum ini, yang menjadi niat besar kita, untuk peningkatan kualitas Institusi (kampus hijau),” tandasnya di akhir sambutan.

BACA JUGA  PUPR Banggai akan Bangun Belasan Sumur Bor, Ini Sebaran Lokasinya

Diketahui, kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini mengusung tema Transformasi Kurikulum Evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan dan Integrasi Artificial Intelligence.

Dua narasumber dihadirkan dalam kegiatan workshop Pemutakhiran Kurikulum yakni Prof. Dr. Suparman, M.Si,.DEA., dari Majelis Dikti Litbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Kedua,  Dr. Arnidah, S.Pd,.M.Si., yang merupakan Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum dan Evaluasi Pembelajaran LP2MP Universitas Negeri Makassar. Sebanyak 50 lebih peserta yang terdiri dari Mitra, Wakil-wakil Rektor, BPH, Dekan, Wakil Dekan, Ketua Prodi dan dosen lingkup Unismuh Luwuk hadir mengikuti workshop tersebut.  ***

banner 728x250 banner 728x250
banner 120x600