MONONDOK.COM,Banggai—Kementerian PAN RB menggelar sosialisasi mengenai Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP).
Sosialisasi KIPP dilaksanakan melalui zoom dan disiarkan melalui kanal YouTube SINOVIK Kementerian PANRB sejak 9 April 2025 hingga Jumat 11 April 2025.
Untuk sesi ke-6 pada Jumat 11 April 2025, sosialisasi KIPP Tahun 2025 diperuntukkan bagi instansi peserta KIPP yang berasal dari wilayah Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara. Termasuk yang diundang untuk hadir dalam sosialisasi tersebut adalah jajaran terkait di Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai.
Sosialisasi KIPP dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada para peserta terkait kebijakan dan penyusunan proposal KIPP.
Diketahui, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) kembali menyelenggarakan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) di lingkungan instansi pusat dan daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Asisten Deputi Koordinasi dan Fasilitasi Strategi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik, Ajib Rakhmawanto, dalam laporannya menjelaskan, KIPP kembali dilaksanakan tahun 2025 setelah tahun sebelumya dijeda dan tidak dilaksanakan.
Sejauh ini, Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik telah dilaksanakan dalam 10 tahun terakhir.
Ajib Rakhmawanto, mengatakan, berdasarkan evaluasi terhadap penyelenggaraan KIPP, menunjukkan KIPP telah memberikan dampak positif yakni mendorong budaya inovasi pada instansi pemerintah khususnya dalam mengakselerasi penciptaan inovasi pelayanan publik. Kompetisi inovasi pelayanan publik juga telah mendorong instansi pemerintah mampu beradaptasi terhadap perubahan perubahan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.
Ia menyebutkan, KIPP yang telah diselenggarakan selama 10 tahun telah diikuti oleh 24.442 inovasi yang datanya terdaftar pada SINOVIK.
Dari jumlah tersebut terdapat 13.941 lolos seleksi administrasi dan sebanyak 1.833 inovasi lolos seleksi proposal. “Ada 263 inovasi telah direplikasi di 901 instansi pemerintah dan 2.011 organisasi penyelenggara pelayanan publik,” katanya sebagaimana disiarkan di YouTube SINOVIK Kementerian PANRB.
Ia menyebutkan, dari jumlah inovasi tersebut pihaknya telah melaksanakan pendampingan.
“Inovasi terbaik dalam top inovasi tersebut kita ikutkan di dalam kompetisi internasional. Alhamdulillah terdapat enam inovasi terbaik dari instansi pemerintah yang ada di Indonesia ini menang di dalam kompetisi UNPSA (United Nations Public Service Awards) yang diselenggarakan oleh PBB,” tuturnya.
Ia juga melaporkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi, pihaknya telah melaksanakan beberapa perubahan kompetisi inovasi pelayan publik di tahun 2025.
Di antaranya terkait dengan penyelarasan tema dan kategori. Juga terkait dengan program prioritas presiden.
“Pemberian penghargaan nantinya tidak hanya diberikan kepada instansi pemerintah saja. Namun tahun 2025 ini inovator juga akan diberikan penghargaan,” terangnya.
Demikian halnya dalam penilaian, pihaknya tidak hanya melibatkan akademisi. Tetapi juga akan melibatkan instansi user sesuai dengan program prioritas ataupun tema.
Juga akan melibatkan masyarakat dalam melaksanakan penilaian. “Untuk tema KPP pada tahun 2025 ini adalah Mewujudkan Pelayanan Publik Berdampak untuk Kesejahteraan Rakyat,” katanya.
Ia menyatakan, sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada calon peserta KIPP tahun 2025 terkait dengan kebijakan dan penyusunan proposal KIPP.
Ia menjelaskan, sosialisasi yang dilakukan melalui media zoom dan dilaksanakan melalui kanal YouTube Kementerian PAN RB dari tanggal 9 hingga 11 April 2025 itu diikuti oleh 671 instansi, baik instansi pemerintah pusat maupun instansi pemerintah daerah kabupaten/kota dan provinsi. Termasuk BUMN dan BUMD.
Dalam kesempatan itu Deputi Bidang Pelayanan Publik Otok Kusandar berkesempatan memberikan arahan dan membuka kegiatan sosialisasi. ***


















