MONONDOK.COM,Luwuk— Unismuh Luwuk Banggai memberi perhatian besar terhadap proses akreditasi institusi perguruan tinggi. Menyusul adanya penjadwalan untuk asesmen lapangan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Unismuh Luwuk Banggai langsung menggelar rapat koordinasi persiapan Asesmen Lapangan (AL).
Rakor tersebut berlangsung di ruang Pascasarjana Unismuh Luwuk Banggai pada Sabtu, 19 Juli 2025, dan secara resmi dibuka oleh Rektor, Dr. Sutrisno K. Djawa.
Turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) Unismuh Luwuk Banggai, Dr. Hasrat A. Aimang, S.Pd.I., M.Pd., serta perwakilan Badan Pembina Harian (BPH), Ir. Hidayat Monoarfa.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, proses Asesmen Lapangan akan dilaksanakan oleh empat asesor BAN-PT pada tanggal 25 hingga 27 Juli 2025. Asesmen lapangan akan dilaksanakan oleh empat tim asesor yakni Prof. Dr. Indriaty Sudirman, SE., M.Si; Prof. Galang Asmara, S.H., M.Hum; Prof. Dr. Baso Jabu, M.Hum dan Prof. Dr. H. Abdul Quddus, M.A.
Rektor Dr Sutrisno K Djawa mengimbau seluruh unit kerja di lingkungan Unismuh Luwuk Banggai untuk mempersiapkan seluruh dokumen pendukung asesmen, khususnya dokumen yang mencakup sembilan kriteria akreditasi institusi—mulai dari visi dan misi, tata kelola, hingga capaian luaran.
“Kami berharap hasil reakreditasi kali ini dapat meningkat signifikan, dari sebelumnya menjadi Baik Sekali bahkan Unggul. Untuk itu, persiapan yang maksimal menjadi kunci,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari tahapan akhir persiapan, LPMPP Unismuh Luwuk Banggai akan menggelar simulasi asesmen pada tanggal 24 Juli 2025. Simulasi ini akan melibatkan anggota Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah serta Asosiasi Penjaminan Mutu Muhammadiyah–Aisyiyah.
“Simulasi ini penting agar kita siap secara teknis dan substantif sebelum menghadapi tim asesor BAN-PT,” jelas Dr. Hasrat Aimang.
Sebelum penjadwalan resmi dari BAN-PT, Unismuh Luwuk Banggai telah menyelesaikan pengunggahan seluruh dokumen yang dipersyaratkan melalui Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online (SAPTO). Dokumen tersebut mencakup Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Perguruan Tinggi (LKPT).
Dengan berbagai persiapan yang matang ini, Unismuh Luwuk Banggai optimis dapat meraih hasil akreditasi yang lebih baik dan memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang unggul di wilayah timur Indonesia. ***

















