MONONDOK.COM,Luwuk—Lembaga Pemberdayaan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk Banggai akan segera melakukan survei lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXXVIII yang direncanakan berlangsung di Kecamatan Buko dan Kecamatan Buko Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan.
Kepala LP3M Unismuh Luwuk Banggai, Risno Mina, S.H., M.H., menjelaskan bahwa survei lokasi akan dilaksanakan pada Senin, 23 Juni 2025. “Senin pekan depan kami akan melakukan survei lokasi. Untuk agenda ini, kami telah mengirimkan surat kepada Camat Buko dan Camat Buko Selatan,” ujarnya.
Survei tersebut akan dirangkaikan dengan pertemuan bersama pemerintah kecamatan dan desa guna memfinalisasi kesiapan dan memastikan penerimaan mahasiswa KKN oleh masyarakat di dua kecamatan tersebut.
Risno mengungkapkan bahwa KKN Angkatan XXXVIII akan menyasar 25 desa, dengan rincian 13 desa di Kecamatan Buko dan 12 desa di Kecamatan Buko Selatan.
Rencana pelaksanaan KKN ini mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.
Antusiasme tersebut tampak dalam pertemuan audiensi dan koordinasi antara LP3M Unismuh Luwuk Banggai dan Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST., MT., pada 3 Juni 2025.
Dalam kesempatan itu, Bupati Rusli menyampaikan apresiasi kepada Unismuh Luwuk Banggai atas kesediaannya mengirimkan mahasiswa untuk mengabdi di wilayah Banggai Kepulauan.
Bupati juga berharap kehadiran mahasiswa KKN Unismuh Luwuk dapat bersinergi dengan program strategis Pemerintah Daerah yang akan diluncurkan pada Juli 2025, yakni Program Desa Digital.
“Insya Allah, Pak Bupati akan kami undang sebagai narasumber dalam sesi pembekalan mahasiswa KKN terkait sinergi dengan program Desa Digital dari Pemda Bangkep,” tutur Risno saat ditemui Rabu, 19 Juni 2025.
Selain itu, Bupati Bangkep juga menyambut baik rencana kedatangan mahasiswa melalui Pelabuhan Buko yang dinilai lebih efisien ketimbang melalui Pelabuhan Salakan.
Pasalnya, dari ibu kota Banggai Kepulauan, mahasiswa masih harus menempuh perjalanan darat sekitar tiga jam untuk mencapai wilayah penempatan di Kecamatan Buko maupun Buko Selatan.
“Dalam rencana, mahasiswa KKN Angkatan XXXVIII akan disebar di dua kecamatan tersebut. Namun untuk memastikan desa-desa yang akan menjadi lokasi KKN, LP3M akan terlebih dahulu melakukan survei langsung,” jelas Risno.
Diketahui, sebanyak 400 mahasiswa telah mendaftar untuk mengikuti KKN Angkatan XXXVIII sebelum masa pendaftaran ditutup pada 6 Mei 2025. ***


















