MONONDOK.COM,Luwuk—Melalui prosesi seremoni, pembekalan Kuliah Kerja Nyata Mobilisasi Berkemajuan (KKN MB) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk Banggai yang telah berlangsung dua hari, secara resmi ditutup, Minggu, 26 Januari 2026. Pembekalan mahasiswa KKN MB berlangsung dua hari di pelataran kampus Unismuh Luwuk Banggai.
Penutupan pembekalan dihadiri Wakil Rektor I Unismuh Luwuk Banggai, Dr. Agung K. Djibran, yang mewakili Rektor. Turut hadir Ketua LP3M Unismuh Luwuk Banggai, Risno Mina, S.H., M.H., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. Wahyudin Rahman, Dekan FKIP yang diwakili Wakil Dekan I Dr. Salahuddin, Kepala Bidang Koordinator Pengabdian Erwin Nurdin, para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), ketua panitia beserta seluruh anggota kepanitiaan.
Ketua LP3M Unismuh Luwuk Banggai, Risno Mina, menjelaskan bahwa pembekalan KKN MB dirancang untuk memberikan muatan substansial sekaligus menyamakan persepsi terkait tujuan dan capaian yang diharapkan dari program KKN MB.
Oleh karena itu, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para narasumber yang telah memberikan materi pembekalan yang diharapkan dapat diterapkan oleh mahasiswa selama 40 hari pelaksanaan KKN MB di lokasi pengabdian.
Ia juga menyampaikan bahwa sebagian masa pelaksanaan KKN MB akan berlangsung pada bulan Ramadan, sehingga diperlukan kesiapan mental, etika, dan kedisiplinan mahasiswa.
Risno Mina turut mengapresiasi kerja panitia yang akan tetap bertugas hingga seluruh mahasiswa KKN kembali ke kampus, serta mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa yang telah berpartisipasi aktif selama proses pembekalan.
“Pembekalan ini diharapkan dapat memudahkan mahasiswa dalam beradaptasi dan melaksanakan KKN dengan baik di tengah masyarakat,” ujarnya.
Meskipun ditutup secara seremoni pada sore hari, Risno Mina menegaskan bahwa pembekalan masih berlanjut hingga keesokan harinya.
Senin hari ini, 26 Januari 2026, akan dilaksanakan materi tambahan di Ruang Ahmad Dahlan, yang diikuti oleh tiga orang perwakilan dari masing-masing posko.
Materi tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Pertanian melalui Zoom Meeting sebagai tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) antara Unismuh Luwuk Banggai dan Kementerian Pertanian, serta sosialisasi dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Selain itu, pada hari Senin akan dibahas persiapan pemberangkatan peserta KKN, sementara pemberangkatan dijadwalkan pada hari Selasa paling lambat pukul 08.00 WITA, dan peserta akan diterima di BPU Basabungan sekitar pukul 10.00 WITA.
Total peserta KKN MB berjumlah 256 orang yang tersebar di 17 desa, tiga kelurahan, serta tiga posko kampus. Risno Mina kembali mengingatkan mahasiswa untuk menjaga etika, sikap, dan nama baik almamater selama menjalankan pengabdian, termasuk di wilayah Pagimana yang kembali menjadi lokasi KKN tahun ini setelah sebelumnya dilaksanakan pada tahun 2019.
Sementara itu, Wakil Rektor I Unismuh Luwuk Banggai, Dr. Agung K. Djibran, menegaskan bahwa seluruh materi pembekalan harus dijadikan landasan utama dalam pelaksanaan KKN MB. Ia menekankan pentingnya perilaku dan peran mahasiswa selama berada di tengah masyarakat.
Menurutnya, terdapat tiga peran utama yang harus dijalankan mahasiswa KKN. Pertama, peran moral, yakni tanggung jawab mahasiswa sebagai insan terdidik dalam menjaga sikap dan perilaku. Kedua, peran sosial, di mana kehadiran mahasiswa harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketiga, peran intelektual, yakni mahasiswa dituntut untuk kreatif, mampu menjadi penggerak, pengarah, serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Penutupan pembekalan KKN MB Unismuh Luwuk Banggai ditandai dengan prosesi pemakaian jas KKN kepada para peserta sebagai simbol kesiapan mereka untuk terjun langsung ke lokasi pengabdian. ***


















