MONONDOK.COM,LUWUK–Kabar membanggakan kembali datang dari Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai (UMLB).
Dua mahasiswa Prodi Akuntansi berhasil lolos dalam Program Magang Khusus Mandiri Kementerian Keuangan Republik Indonesia Tahap II Tahun 2026 dan akan menjalankan magang di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb).
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMLB, Dr. Wahyudin Rahman, dan Kepala Program Studi Akuntansi Fitriani SPd.,M.Ak yang dihubungi secara terpisah.
Keduanya menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswa yang berhasil menembus seleksi program magang pada salah satu instansi strategis pemerintah tersebut.
Kedua mahasiswa dijadwalkan menjalani kegiatan magang pada periode 17 Juni hingga 1 Agustus 2026 dengan penempatan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Luwuk, yang berada di bawah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah.
Berdasarkan data hasil seleksi yang diterima, salah satu peserta yang dinyatakan lolos adalah Fajry Ali Adha Lamala, mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai.
Dalam kartu peserta magang yang diterbitkan Kementerian Keuangan, Fajry tercatat sebagai peserta Magang Khusus Mandiri Periode II Tahun 2026.
Dokumen monitoring pengajuan magang menunjukkan bahwa usulan magang mahasiswa UMLB telah memperoleh status “Disetujui”. Penempatan magang berada pada struktur Direktorat Jenderal Perbendaharaan, mulai dari tingkat pusat hingga unit kerja daerah, yakni Kantor Wilayah DJPb Provinsi Sulawesi Tengah dan KPPN Tipe A2 Luwuk.
Pada sistem yang sama juga tercatat status magang masih belum dimulai karena menunggu jadwal pelaksanaan yang telah ditetapkan.
Selain memperoleh penempatan magang, mahasiswa juga akan terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan tugas dan fungsi perbendaharaan negara.
Berdasarkan informasi pada sistem magang Kementerian Keuangan, salah satu tema yang diangkat dalam program tersebut adalah “Optimalisasi Penyaluran Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Pengendalian Inflasi dan Pengentasan Kemiskinan”, sebuah isu yang relevan dengan pengelolaan keuangan negara dan pembangunan daerah.
Dekan FEB UMLB, Dr. Wahyudin Rahman, menilai keberhasilan mahasiswa lolos program magang Kementerian Keuangan merupakan bukti bahwa kompetensi mahasiswa Akuntansi UMLB mampu bersaing di tingkat nasional.
Menurutnya, kesempatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pembelajaran praktis, tetapi juga wadah bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung tata kelola keuangan negara, sistem perbendaharaan, serta dinamika birokrasi pemerintahan.
Pihak fakultas berharap pengalaman magang tersebut dapat memperkuat kompetensi akademik dan profesional mahasiswa, sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan aktif mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah maupun dunia industri.
Keberhasilan ini menambah daftar capaian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai dalam memperoleh kesempatan belajar dan mengembangkan pengalaman profesional di luar kampus, sejalan dengan upaya kampus dalam mendorong lahirnya lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi dunia kerja. (*)


















