MONONDOK.COM,Luwuk—Dalam dua tahun terakhir PUPR Banggai membangun jalan yang menghubungkan PUPR-TPHP Banggai.
Ruas jalan baru ini melintasi di lahan kosong yang menjadi lahan perkebunan kelapa, lahan jagung, maupun lahan rencana pengembang perumahan.
Ruas jalan itu belum tuntas, masih ada beberapa ratus meter yang belum diaspal seperti titik jalan yang diaspal dua tahun sebelumnya.
Amatan media ini ruas jalan ini kurang terawat. Awal Februari lalu, ruas jalan itu menjadi lokasi pembuangan sampah berupa tanah sisa sisa pekerjaan bangunan.
Meski sampah ini sudah dibakar, namun residunya bertebaran hingga ke badan jalan yang beraspal. Belakangan, belukar merambat sampai hingga ke badan jalan. Tepatnya, setelah pertigaan ruas jalan Bukit Halimun – Link 5.
Padahal, ruas jalan ini menjadi salah satu alternatif, termasuk digunakan para pegiat olahraga lari di sore hari.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Banggai, Fikri Dari, yang dihubungi menegaskan pihaknya memberi perhatian terhadap kondisi ruas jalan itu. “Rencananya pekan ini memang akan kami bersihkan,” katanya. (*)
















