banner 728x250

Muswil I KMTI Wilayah VII di Banggai Jadi Momentum Kolaborasi Mahasiswa Teknik Se-Sulawesi

Asisten Setda Provinsi Sulteng, Farid Rifai Yotolembah membuka Muswil I KBMTI Wilayah VII Sulawesi-Gorontalo di Kabupaten Banggai, Senin, 11 Mei 2026. (Dok Ist)
banner 468x60

MONONDOK.COM,Luwuk—Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Farid Rifai Yotolembah, M.Si, mewakili Gubernur Sulawesi Tengah membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) I Keluarga Mahasiswa Teknik Indonesia (KMTI) Wilayah VII Sulawesi-Gorontalo di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Senin, 11 Mei 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel Lambuku Syariah, Jalan Dr Moh Hatta, Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan, dan dihadiri mahasiswa teknik dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi dan Gorontalo.

banner 728x250 banner 728x250

Dalam sambutannya, Farid Rifai Yotolembah menekankan pentingnya Muswil sebagai wadah mempererat silaturahmi dan persaudaraan antar mahasiswa teknik.

Ia mengingatkan bahwa perbedaan pendapat dalam organisasi merupakan hal yang wajar, namun persatuan dan kebersamaan harus tetap menjadi prioritas utama.

Menurutnya, forum musyawarah harus dimanfaatkan untuk membangun generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah maupun bangsa. Karena itu, ia berharap seluruh peserta menggunakan forum tersebut untuk melahirkan keputusan yang bijak, program kerja yang realistis, serta kepemimpinan yang amanah.

Farid juga mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi etika berdiskusi dan semangat demokrasi yang sehat selama pelaksanaan musyawarah berlangsung.

“Perbedaan pendapat adalah hal yang biasa dalam organisasi. Namun, jangan sampai perbedaan itu memecah persatuan. Justru melalui perbedaan kita belajar saling menghargai dan menemukan solusi terbaik secara bersama-sama,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk Banggai, Dr. Agung K Djibran, berharap Muswil mampu menghasilkan rekomendasi dan gagasan yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan riset keteknikan.

Ia juga mendorong terbangunnya kolaborasi mahasiswa teknik antarkampus, mulai dari Unismuh Luwuk, hingga perguruan tinggi lain di Gorontalo dan Sulawesi.

Menurut Agung, arah kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi harus menempatkan perguruan tinggi sebagai “menara air”, bukan “menara gading”. Kampus, kata dia, harus hadir di tengah masyarakat melalui inovasi dan program nyata yang dapat dirasakan manfaatnya.

BACA JUGA  Respons Darurat Sampah, PUPR Banggai Bangun Landfill Zona Dua TPA Bunga 

“Jadi menara air, hadir di tengah masyarakat dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ia berharap Muswil melahirkan program kerja yang dapat diimplementasikan dan memberi dampak positif secara langsung.

“Saya sangat berharap lahir gagasan dan program yang benar-benar berdampak di tengah masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, Dekan Fakultas Teknik Unismuh Luwuk Banggai, Dr. Moh Gifari Sono, menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah mempercayakan Unismuh Luwuk Banggai sebagai tuan rumah Muswil pertama KMTI Wilayah VII Sulawesi-Gorontalo.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat semangat akademik dan kemahasiswaan mahasiswa teknik.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kesiapan mahasiswa menghadapi perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat, termasuk kemajuan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Unismuh Luwuk, Ardiansyah Rusdin, mengatakan Muswil bukan hanya menjadi ruang berkumpulnya mahasiswa teknik dari berbagai daerah, tetapi juga tempat lahirnya gagasan dan komitmen bersama.

“Muswil ini bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi menjadi ruang lahirnya gagasan, solidaritas, serta komitmen untuk membawa mahasiswa teknik lebih progresif,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun, sejumlah perguruan tinggi telah bergabung dalam pembukaan Muswil I KMTI Wilayah VII Sulawesi-Gorontalo, di antaranya Unismuh Kendari dan Universitas Sintuwu Maroso Poso. (*)

banner 728x250
banner 120x600