banner 728x250

Jalan Samanhudi Luwuk Amblas, Pengendara Terpaksa Menghindar 

Ilustrasi Jalan Samanhudi yang merupakan akses menuju kantor DPRD Banggai dan RTH Teluk Lalong tidak rata, pada Minggu sore, 10 Mei 2026. (Dok Monondok)
banner 468x60

MONONDOK.COM,Luwuk—Beberapa pengendara roda dua tampak memilih sisi kanan dan kiri jalan untuk menghindari bagian tanah timbunan yang amblas di Jalan Samanhudi, Luwuk, menjelang sore, Minggu, 10 Mei 2026.

Kondisi jalan yang tidak rata itu berada di akses menuju Kantor DPRD Banggai dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Teluk Lalong Luwuk.

banner 728x250 banner 728x250

Permukaan jalan di titik masuk Jalan Samanhudi tersebut mengalami penurunan setelah pekerjaan pembangunan drainase u-ditch di kompleks Masjid Agung An Nur Luwuk pada 2025 lalu.

Dalam proyek itu, Bidang Pengairan Dinas PUPR Banggai membangun sejumlah perlintasan saluran air, termasuk di ruas Jalan Samanhudi yang menghubungkan Jalan MT Haryono dengan kawasan DPRD Banggai dan RTH Teluk Lalong Luwuk.

Belakangan, kondisi timbunan pada bekas galian perlintasan air itu kembali amblas sehingga permukaan jalan menjadi tidak rata. Akibatnya, kendaraan roda dua maupun roda empat kerap mengalami hentakan saat melintas.

Dalam beberapa kasus, ban kendaraan bahkan tampak seperti “jatuh” ke bagian jalan yang menurun karena perbedaan tinggi permukaan tersebut.

PPK Bidang Pengairan Dinas Bina Marga PUPR Banggai, Astrid Dwijayanthi, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Bidang Bina Marga untuk melakukan pemadatan ulang maupun pengaspalan pada ruas jalan yang dipotong untuk pembangunan box culvert tersebut.

Ia mengakui, setelah pekerjaan box culvert selesai, ruas jalan itu sempat ditimbun kembali. Namun, berdasarkan hasil pengecekan terakhir, material timbunan mengalami penurunan sehingga perlu dilakukan pengaspalan ulang.

“Kami akan koordinasikan dengan bidang bina marga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Banggai, Fikri Dari, menyatakan pihaknya telah menerima informasi terkait kondisi jalan tersebut dan telah melihat dokumentasi kerusakan yang ada.

BACA JUGA  Kapolsek Pagimana Turut Sosialisasikan Penertiban Hewan Ternak di Desa Uwedaka

Ia mengakui bagian jalan yang tidak rata itu merupakan bekas galian pembangunan box culvert drainase u-ditch oleh Bidang Pengairan. Menurutnya, kondisi jalan akan diperbaiki dan dikembalikan seperti semula.

“Akan dikembalikan seperti kondisi semula,” kata Fikri Dari, Kamis, 8 Mei 2026. (*)

banner 728x250
banner 120x600