banner 728x250

Masih Ada 89 Desa di Sulteng Belum Teraliri Listrik, Gubernur Anwar Hafid Luncurkan Program Berani Menyala

Gubernur Anwar Hafid dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 Sulteng pada Minggu 13 April 2025. (FB Anwar Hafid)
banner 468x60

MONONDOK.COM,Palu—Berani Menyala merupakan salah satu dari sembilan program Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Wagub Reny Lamadjido.

Saat memberikan pidato pada peringatan HUT ke- 61 Provinsi Sulawesi Tengah, pada Minggu 13 April 2025, Gubernur Anwar Hafid, menjelaskan program ini.

banner 728x250 banner 728x250

Berani Menyala, kata dia, merupakan program yang berkaitan dengan penerangan listrik di wilayah Sulawesi Tengah. 

Berani Menyala telah menjadi bagian dari strategi pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2025 hingga tahun 2029.

“Alhamdulillah setelah hampir dua bulan kami bertugas dengan kerja sama bupati Morowali Utara, maka persoalan lampu listrik di Morowali Utara yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, alhamdulillah sekarang sudah menyala. Pak bupati ya, sudah menyala?” ungkapnya dalam pidato di acara peringatan HUT Provinsi Sulteng, Minggu 13 April 2025.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Anwar Hafid kembali meminta dukungan dari Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas yang turut hadir dalam peringatan HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Tengah.

Gubernur Anwar Hafid, menyatakan, masih ada 89 desa di Sulteng yang tidak dialiri listrik PLN.

“Semoga Pak Menteri bisa membantu kami untuk menyampaikan hal ini di pusat, sehingga seluruh rakyat Sulteng bisa menikmati penerangan listrik PLN,” terangnya dikutip dari YouTube Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Program Berani Menyala menjadi atensi Gubernur Anwar Hafid dalam 100 hari kerja.

Sebelumnya, Gubernur telah membicarakan masalah listrik tersebut dengan General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo).

Pertemuan Gubernur dan GM PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Atmoko Basuki, beserta jajaran berlangsung pada Selasa 18 Maret 2025.

Berlangsung di ruang kerjanya, pertemuan itu membahas Program Berani Menyala, sebuah inisiatif Gubernur Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido untuk memperluas akses listrik di seluruh Sulawesi Tengah.

BACA JUGA  Dewa Sebut Program Infrastruktur Jalan Bina Marga PUPR Banggai Sudah Selaras dengan Berani Lancar Gubernur Sulteng

Dilansir dari laman resmi Pemerintah Provinsi Sulteng, Gubernur Anwar Hafid menceritakan tentang tantangan besar yang ia alami saat menjabat sebagai Bupati Morowali.

Saat itu, pasokan listrik masih terbatas dan hanya menyala enam jam sehari. Kondisi itu mendorongnya mencari solusi inovatif agar masyarakat mendapatkan listrik yang lebih stabil.

Sebab, ia memahami benar bahwa listrik merupakan kebutuhan utama masyarakat.

Pengalaman saat menjabat Bupati Morowali itu yang mendorong lahirnya program Berani Menyala saat ia mendapatkan amanah sebagai Gubernur Sulawesi Tengah.

Tujuan program tersebut yakni memastikan ketersediaan listrik di seluruh pelosok Sulawesi Tengah, khususnya di 89 desa yang hingga kini belum terjangkau jaringan PLN.

Gubernur pun berharap kolaborasi dengan PLN dapat mempercepat upaya tersebut.

“Mohon dukungannya, Pak. Apa yang bisa kita lakukan bersama agar listrik di Sulawesi Tengah benar-benar terpenuhi?” ungkapnya, pada Selasa, 18 Maret 2025.

Atmoko Basuki, selaku GM PLN UID Suluttenggo, dalam kesempatan tersebut menegaskan siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dalam mendukung Program Berani Menyala.

PLN berkomitmen menerangi 89 desa yang masih belum mendapatkan akses listrik, dan ditargetkan tuntas secara bertahap sesuai rencana.

Ia, juga melaporkan perkembangan proyek strategis interkoneksi transmisi gardu induk di Kabupaten Morowali Utara dan Morowali.

Proyek transmisi 150 kV di Morowali Utara ditargetkan rampung pada 28 Maret 2025, sementara proyek transmisi 275 kV dijadwalkan selesai pada Agustus 2025.

Untuk mencapai target tersebut, PLN akan terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kelancaran pembangunan infrastruktur kelistrikan.

Sementara itu, Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, menyambut baik aspirasi dan semangat pembangunan Pemprov Sulteng melalui sembilan program strategis untuk mencapai Sulteng Nambaso.  “Sulawesi Tengah memiliki potensi besar. Pemerintah pusat, termasuk Kemenkum, berkomitmen mendukung program pembangunan yang berbasis pada keadilan sosial dan kepastian hukum. Kolaborasi yang erat antara pusat dan daerah menjadi kunci pemerataan kesejahteraan,” ujar Supratman, dilansir dari laman resmi Kantor Wilayah Kemenkum RI Sulawesi Tengah, pada 14 April 2025. ***

BACA JUGA  Rachmat Gobel dan Gusnar Ismail Tegaskan Komitmen Kolaborasi Membangun Gorontalo: Kita Lepas Baju Partai, Pakai Baju Karawo

banner 728x250 banner 728x250
banner 120x600