banner 728x250

Kolaborasi Unismuh Luwuk dan Pemda Bangkep, Mahasiswa Inventarisasi Aset Tanah

Ketua LP3M Unismuh Luwuk Banggai, Dr. Risno Mina, memberi arahan saat pra-pembekalan KKN Tematik inventarisasi aset tanah Pemda Bangkep. (Dok Monondok)
banner 468x60

banner 728x250 banner 728x250

MONONDOK—Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Luwuk menggelar pra-pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di ruang pascasarjana, Senin, 12 Oktober 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan mahasiswa yang akan mengikuti program kolaborasi Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) dan Unismuh Luwuk dengan fokus inventarisasi aset tanah milik pemerintah daerah.

Ketua LP3M Unismuh Luwuk Banggai, Dr. Risno Mina, S.H., M.H., mengatakan program KKN Tematik tersebut menarik minat besar mahasiswa. Sekitar 100 mahasiswa mendaftar, sedangkan peserta yang dibutuhkan hanya 70 orang.

Karena jumlah pendaftar melebihi kuota, penetapan peserta dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah kriteria, termasuk kehadiran dalam pertemuan pertama yang berlangsung pada 2 Oktober 2026.

“Yang mendaftar tetap masuk daftar tunggu. Kalau ada yang mundur, yang paling memenuhi syarat akan menjadi peserta,” katanya.

Risno menjelaskan, pra-pembekalan menjadi bagian dari persiapan mahasiswa sebelum mengikuti pembekalan selama dua hari. Materi pra pembekalan mencakup aspek administrasi dan luaran KKN, termasuk pengakuan atau rekognisi nilai kegiatan agar dapat dikonversi menjadi nilai KKN.

Materi pra pembekalan dibagi sesuai bidang masing-masing pemateri. Risno akan menyampaikan materi terkait luaran KKN Tematik, sedangkan materi administrasi disampaikan Erwin Nurdin selaku Kepala Bidang Pengabdian kepada Masyarakat LP3M Unismuh Luwuk Banggai.

“Dalam materi kami juga akan menitipkan beberapa program Pak Rektor Unismuh soal Unismuh Menyapa,” ujar Risno.

Sementara itu, pembekalan pada hari berikutnya dijadwalkan menghadirkan narasumber dari Banggai Kepulauan, termasuk unsur pendapatan daerah, pengelola aset, serta ATR/BPN. Materi yang disampaikan berfokus pada lima topik teknis yang berkaitan dengan pelaksanaan program inventarisasi aset tanah.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan ditempatkan di 12 kecamatan di Kabupaten Banggai Kepulauan. Kegiatan KKN Tematik berlangsung selama dua bulan, dengan jadwal tim Pemda Bangkep turun lapangan dua kali setiap bulan. Dengan pola tersebut, mahasiswa dijadwalkan bertemu dengan tim pemerintah daerah sebanyak empat kali selama pelaksanaan KKN.

BACA JUGA  Pembangunan Gedung SPKT Polres Banggai Dilanjutkan, Anggaran Capai Rp3,2 Miliar

Risno menegaskan, keseriusan dan komitmen mahasiswa menjadi hal penting karena program tersebut membawa nama baik kedua institusi yang berkolaborasi.

“Saya butuh keseriusan karena Anda telah berkomitmen, karena kita membawa nama Unismuh dan Pemda Bangkep,” ujarnya.

Ia berharap mahasiswa yang masih ragu untuk mengikuti program tersebut segera menyampaikan keputusan sebelum keberangkatan. Dengan demikian, peserta pengganti dapat dipersiapkan sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi KKN.

Pemberangkatan mahasiswa dijadwalkan pada 15 Oktober 2026. Menurut Risno, perjalanan menuju Banggai Kepulauan akan menggunakan kapal dari pelabuhan rakyat karena tidak tersedia jadwal feri yang sesuai dengan waktu keberangkatan rombongan.

“Kita naik kapal dari pelabuhan rakyat. Jam 4 berangkat, jam 8 malam tiba,” katanya.

Risno juga mengingatkan bahwa pelaksanaan KKN Tematik pada dasarnya mengikuti pola KKN reguler, sehingga mahasiswa perlu mempersiapkan diri sebagaimana pelaksanaan KKN pada umumnya.

Dari sisi dukungan kegiatan dari pemda Bangkep; uang harian, konsumsi, dan alat tulis kantor (ATK) dipastikan akan dibagikan kepada peserta. Begitupun, transportasi selama berada di Banggai Kepulauan disiapkan oleh pemerintah daerah.

Setibanya di Banggai Kepulauan, mahasiswa akan dijemput oleh Pemda dan diterima Bupati di rumah jabatan bupati sebelum diserahkan kepada camat di masing-masing wilayah penempatan yang nantinya akan mempersiapkan kebutuhan posko mahasiswa.

Risno menambahkan, kegiatan pembekalan memiliki bobot satu satuan kredit semester (SKS) dari total empat SKS KKN. Karena itu, mahasiswa diminta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pra-pembekalan hingga pembekalan yang dijadwalkan berlangsung pukul 08.00 hingga 15.00 WITA.

Ia juga menyampaikan harapan agar pelaksanaan KKN Tematik ini berjalan sukses sehingga kolaborasi antara Pemda Banggai Kepulauan dan Unismuh Luwuk dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.

BACA JUGA  Proyek Jalan Mulai Ditender, PUPR Banggai Alokasikan Anggaran Miliaran Rupiah di Sejumlah Kecamatan

Rangkaian pra pembekalan akan diakhiri dengan pengumuman dan penempatan peserta melalui pembacaan surat keputusan (SK).(*)