banner 728x250

Asisten II Setda Banggai: Mahasiswa KKN MB Harus Menjadi Motivator Program Pemerintah di Desa

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Mujiono, hadir mewakili Bupati Banggai, Amirudin Amir, dalam pembekalan mahasiswa KKN MB Angkatan XXXIX di Unismuh Luwuk Banggai, Sabtu, 24 Januari 2026. (Dok Monondok)
banner 468x60

MONONDOK.COM,Luwuk—Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Mujiono, hadir mewakili Bupati Banggai, Amirudin Amir, dalam pembekalan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mobilisasi Berkemajuan (KKN MB) Angkatan XXXIX di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk Banggai, Sabtu, 24 Januari 2026.

Ia memberikan arahan strategis terkait peran mahasiswa KKN dalam mendukung program pemerintah daerah.

banner 728x250 banner 728x250

Mujiono menekankan bahwa mahasiswa KKN sering dianggap sebagai “manusia superman” oleh masyarakat desa—memiliki ilmu, kesempatan, bahkan uang—sehingga banyak program desa sering diserahkan kepada mahasiswa. Padahal, mahasiswa memiliki keterbatasan, terutama terkait pendanaan.

Oleh karena itu, ia menekankan agar mahasiswa tidak mencoba mengerjakan proyek fisik yang membutuhkan biaya besar sendiri, melainkan fokus pada peran sebagai motivator dan fasilitator, mengarahkan dan membantu masyarakat agar program desa yang sudah ada dapat berjalan efektif.

Ia mencontohkan dua persoalan prioritas di Kabupaten Banggai:

Batas Desa

Mahasiswa diharapkan memfasilitasi koordinasi antara kantor pemberdayaan masyarakat desa, pemerintah desa, dan kecamatan, sehingga masalah batas desa dapat terselesaikan tanpa harus mengeluarkan anggaran besar. Program ini memanfaatkan koordinasi dan data yang sudah tersedia di APBDes, sehingga mahasiswa berperan sebagai penggerak mobilisasi berkemajuan.

Penyakit Tuberkulosis (TBC)

Kabupaten Banggai menjadi salah satu wilayah dengan kasus TBC tinggi.

Mujiono menekankan perlunya kolaborasi dengan puskesmas, posyandu, dan dinas kesehatan untuk melakukan pendataan penderita TBC.

Mahasiswa membantu pengumpulan data secara akurat, yang nantinya menjadi database resmi bagi dinas kesehatan.

Selain itu, Mujiono juga menekankan pentingnya program KKN yang berdampak secara sosial dan ekonomi, bukan hanya fisik.

Mahasiswa diminta melakukan pendataan kemiskinan, mendukung administrasi desa, hingga membantu pengelolaan aset desa secara tepat.

Dengan begitu, intervensi yang dilakukan mahasiswa dapat mengurangi kemiskinan struktural, fungsional, maupun situasional di masyarakat.

BACA JUGA  PUPR Banggai Bakal Lakukan Peningkatan Sejumlah SPAM Tahun Ini 

Arahan Mujiono juga menekankan bahwa kolaborasi antar-fakultas sangat penting.

Misalnya, mahasiswa Fakultas Teknik dapat membantu pengukuran menggunakan GPS untuk batas desa, Fakultas Ekonomi mendukung pengelolaan dana desa, dan mahasiswa dari fakultas lain menyesuaikan perannya sesuai kompetensi masing-masing.

Ia menegaskan ilmu yang dimiliki mahasiswa tidak harus dihabiskan untuk hal-hal fisik atau proyek besar.

Kunci keberhasilan KKN adalah kolaborasi, koordinasi, dan kemampuan menjadi motivator di masyarakat.

Dengan arahan ini, mahasiswa KKN MB Angkatan XXXIX diharapkan dapat mengimplementasikan program kerja yang selaras dengan visi-misi pemerintah daerah, memberi kontribusi nyata bagi masyarakat desa, dan sekaligus mengasah soft skill, civic skill, serta kemampuan problem solving di lapangan. ***

banner 728x250
banner 120x600