banner 728x250

UMLB Optimistis Prodi S1 Teknologi Hasil Pertanian Segera Mendapatkan Izin Operasional

Usulan program studi S2 Sains Pertanian dipresentasikan secara langsung kepada Kepala LLDIKTI Wilayah XVI pada Selasa, 15 September 2026 bertempat di Ruang Rektorat Universitas Muhammadiyah Luwuk. (Dok Ist)
banner 468x60

Monondok— Universitas Muhammadiyah Luwuk (UMLB) melalui Fakultas Pertanian dan Perikanan terus memperkuat pengembangan institusi dengan mengusulkan pembukaan Program Studi Sarjana (S1) Teknologi Hasil Pertanian (THP).

Proses pengusulan Program Studi S1 Teknologi Hasil Pertanian telah memasuki tahapan penting. Dokumen usulan secara resmi disubmit pada 10 Juli 2026 oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Luwuk, Dr. Sutrisno K. Djawa, SE., MM, bertempat di ruang kerja Rektor Universitas Muhammadiyah Luwuk.

banner 728x250 banner 728x250

Sehari setelah proses submit, tepatnya 11 Juli 2026, usulan pembukaan Program Studi S1 Teknologi Hasil Pertanian kemudian dipresentasikan di hadapan Kepala LLDIKTI Wilayah XVI.

Dalam kesempatan tersebut, pemaparan usulan disampaikan oleh Dr. Ir. Ramadhani Chaniago, S.TP., MP, selaku Ketua Tim Penyusun Instrumen Pengusulan Program Studi S1 Teknologi Hasil Pertanian.

Presentasi tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengajuan program studi baru sekaligus menjadi kesempatan bagi UMLB untuk menjelaskan kesiapan akademik dan kelembagaan dalam menyelenggarakan pendidikan Teknologi Hasil Pertanian. Instrumen pengusulan disusun dengan memperhatikan aspek kurikulum, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, tata kelola, serta kebutuhan dan relevansi program studi dengan perkembangan sektor pertanian dan industri pangan.

Memasuki Tahap Evaluasi Ditjen Diktiristek

Perkembangan positif kembali terlihat pada 7 September 2026, ketika dokumen usulan Program Studi S1 Teknologi Hasil Pertanian telah dievaluasi oleh Evaluator Ditjen Diktiristek.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara umum proses pengusulan telah berjalan, namun masih terdapat beberapa persyaratan administrasi yang perlu disempurnakan.

Dokumen kemudian dikembalikan kepada pihak pengusul untuk dilakukan perbaikan sesuai catatan dan persyaratan yang disampaikan oleh evaluator.

Pengembalian dokumen pada tahap ini menjadi bagian dari proses evaluasi dan penyempurnaan administrasi dalam pengusulan program studi baru. Tim pengusul UMLB berkomitmen untuk segera menindaklanjuti seluruh catatan evaluator sehingga dokumen dapat kembali diajukan setelah memenuhi persyaratan yang diminta.

BACA JUGA  Sejak Tahun 2016, Essa PT Panca Amara Utama Sukses Lepasliarkan 411 Anakan Maleo ke Kawasan Suaka Margasatwa Bakiriang

Optimistis Segera Memenuhi Persyaratan

Fakultas Pertanian dan Perikanan UMLB bersama tim penyusun optimistis bahwa perbaikan administrasi dapat segera diselesaikan. Seluruh unsur yang terlibat terus berkoordinasi untuk memastikan dokumen memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan dalam proses pembukaan program studi baru.

Pengusulan Program Studi S1 Teknologi Hasil Pertanian merupakan bagian dari langkah strategis UMLB dalam memperluas bidang keilmuan sekaligus menjawab kebutuhan sumber daya manusia yang kompeten di bidang pengolahan hasil pertanian, teknologi pangan, pengembangan produk, pengendalian mutu, agroindustri, serta pemanfaatan komoditas pertanian lokal.

Kehadiran Program Studi S1 Teknologi Hasil Pertanian diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan potensi komoditas pertanian, khususnya di Kabupaten Banggai dan Sulawesi Tengah. Program studi ini juga diharapkan menjadi wadah pengembangan inovasi berbasis sumber daya lokal serta mendorong lahirnya lulusan yang mampu berkontribusi dalam industri pangan, agroindustri, penelitian, kewirausahaan, maupun pemberdayaan masyarakat.

Dengan telah melewati tahapan submit, presentasi di hadapan LLDIKTI Wilayah XVI, hingga evaluasi oleh Evaluator Ditjen Diktiristek, UMLB kini menantikan proses penyempurnaan administrasi sebagai salah satu tahapan menuju izin operasional program studi.

“Semoga seluruh persyaratan administrasi yang diminta oleh evaluator dapat segera dipenuhi dan Program Studi S1 Teknologi Hasil Pertanian Universitas Muhammadiyah Luwuk dapat memperoleh izin operasional dalam waktu dekat,” kata Ramadhani.

Keberhasilan pembukaan program studi ini nantinya tidak hanya menjadi capaian Fakultas Pertanian dan Perikanan, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen Universitas Muhammadiyah Luwuk untuk terus memperluas akses pendidikan tinggi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan pertanian dan agroindustri di daerah.(*)