banner 728x250

Ringankan Biaya Penelitian, BRIDA Banggai Gratiskan Cetak Dokumen A3 untuk Mahasiswa

BRIDA Kabupaten Banggai menghadirkan layanan cetak dokumen penelitian A3 gratis bagi mahasiswa melalui program Print Gratis A3 untuk Mahasiswa, inovasi yang direalisasikan di bawah kepemimpinan Kepala BRIDA, Andi Nur Syamsy Amir. (Dok BRIDA Banggai)
banner 468x60

MONONDOK,LUWUK—Komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai dalam mendukung pengembangan riset dan inovasi generasi muda kembali dibuktikan melalui inovasi pelayanan publik yang dihadirkan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Banggai.

Melalui program “Print Gratis A3 untuk Mahasiswa”, BRIDA memberikan layanan pencetakan dokumen penelitian berukuran A3 secara gratis bagi mahasiswa di Kabupaten Banggai.

banner 728x250 banner 728x250

Inovasi yang mulai diterapkan sejak Februari 2024 ini lahir sebagai respons atas tingginya biaya penunjang penelitian yang masih menjadi kendala bagi mahasiswa dalam menyelesaikan proposal, skripsi, tugas akhir, poster ilmiah, hingga peta penelitian.

Kepala BRIDA Kabupaten Banggai, Andi Nur Syamsi Amir, S.STP., M.Si, mengatakan bahwa pemerintah daerah tidak hanya berperan sebagai pembina inovasi, tetapi juga harus hadir secara nyata memberikan dukungan terhadap aktivitas riset dan pengembangan sumber daya manusia.

“Mahasiswa merupakan calon inovator daerah yang perlu mendapatkan dukungan nyata. Melalui layanan Print Gratis A3, BRIDA ingin membantu meringankan beban biaya penelitian sekaligus memperkuat budaya riset dan inovasi di Kabupaten Banggai,” ujarnya.

Kabupaten Banggai yang memiliki ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses terhadap fasilitas pendukung penelitian.

Sebelum inovasi ini hadir, mahasiswa harus mencetak dokumen A3 secara mandiri di percetakan dengan biaya yang tidak sedikit serta membutuhkan waktu dan akses tambahan.

Kini, melalui layanan yang disediakan BRIDA, mahasiswa dapat memperoleh fasilitas pencetakan A3 secara mudah, cepat, dan tanpa biaya. Inovasi ini sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam membangun ekosistem riset yang lebih kuat.

Hasil implementasi inovasi menunjukkan dampak yang signifikan. Hingga saat ini, sebanyak 11 mahasiswa telah memanfaatkan layanan tersebut dengan total 440 lembar dokumen A3 yang berhasil dicetak.

BACA JUGA  Pertamina Drilling Tegaskan Komitmen Keberlanjutan di Forum Teknis K3LL dan Keteknikan Panas Bumi

Dari sisi efisiensi biaya, mahasiswa memperoleh penghematan sekitar Rp25.000 per lembar dengan total manfaat ekonomi yang diperkirakan mencapai Rp11 juta per tahun.

Tidak hanya itu, waktu pelayanan yang sebelumnya dapat memakan waktu hingga satu hari kini dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 30 menit. Tingkat kepuasan pengguna layanan juga mencapai 100 persen berdasarkan hasil survei yang dilakukan BRIDA.

Lebih jauh, inovasi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung agenda penguatan riset dan inovasi daerah.

Selain memberikan manfaat ekonomi langsung bagi mahasiswa, layanan ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat akademik dalam menghasilkan riset yang berkualitas dan bermanfaat bagi pembangunan daerah.

Ke depan, BRIDA Banggai berencana mengembangkan layanan ini menjadi pusat dukungan riset mahasiswa dengan menambahkan berbagai layanan pendamping, seperti konsultasi proposal penelitian, desain poster ilmiah, hingga fasilitasi publikasi hasil riset.

Melalui inovasi Print Gratis A3 untuk Mahasiswa, BRIDA Banggai membuktikan bahwa inovasi pelayanan publik tidak selalu harus berbasis teknologi digital, tetapi dapat diwujudkan melalui solusi sederhana yang mampu memberikan manfaat nyata, terukur, dan langsung dirasakan masyarakat. ***